Jawaban Singkat
Harga hosting domain per tahun tidak memiliki satu harga tetap: totalnya bergantung pada paket hosting, ekstensi domain, lama berlangganan, harga promo, dan biaya perpanjangan. Hitung biaya tahun pertama dan tahun berikutnya secara terpisah. Sebagai acuan, di DomaiNesia (dicek 18 Oktober 2026) hosting Nimbus mulai Rp18.000 per bulan dan domain .com Rp137.000 untuk tahun pertama (perpanjangan Rp209.000), belum termasuk PPN 11%. Kombinasi Nimbus One dan domain .id kira-kira Rp315.000 pada tahun pertama dan Rp465.000 pada tahun berikutnya.
Ditnov.com – Biaya hosting dan domain per tahun tidak memiliki satu harga tetap karena bergantung pada paket, ekstensi domain, periode pembayaran, dan tarif perpanjangan. Hitung hosting dan domain secara terpisah, lalu tambahkan fitur yang memang kamu perlukan. Untuk angka konkretnya, saya memakai tarif resmi DomaiNesia yang saya cek pada 18 Oktober 2026, supaya anggaranmu punya acuan nyata.
Dalam artikel ini, saya jelaskan cara membandingkan biaya hosting website, memberi contoh harga di DomaiNesia, dan membuat anggaran untuk beberapa kebutuhan. Saya Aditia Novit, praktisi web yang berkecimpung sejak 2017 dan pernah bekerja sebagai customer service hosting, webmaster, WordPress developer, serta SEO Specialist. Pengalaman mengelola website mengajarkan saya untuk memeriksa biaya perpanjangan sejak awal, bukan hanya melihat harga promo.
Daftar Isi35 bagian
Berapa harga hosting domain per tahun?
Biaya hosting dan domain per tahun adalah jumlah biaya paket hosting, registrasi atau perpanjangan domain, serta fitur tambahan yang kamu pilih selama periode tersebut. Nilainya harus dihitung dari tarif resmi penyedia pada saat pembelian; harga promo dan harga perpanjangan perlu dicatat sebagai angka berbeda.

Domainesia
Hosting lokal SSD NVMe mulai Rp18 ribuan, support manusia 24 jam
Hosting Nimbus mulai Rp18.000/bulan, diskon hingga 50%, gratis domain & SSL
DITNOVArtikel ini memuat link affiliate. Kalau kamu daftar lewat link atau kode di atas, saya bisa dapat komisi tanpa biaya tambahan buat kamu. Review tetap ditulis berdasarkan pengalaman pribadi.
Tabel berikut merangkum tarif DomaiNesia yang saya cek pada 18 Oktober 2026. Angka bisa berubah mengikuti promo, jadi cocokkan lagi di halaman resmi sebelum membayar.
| Komponen | Tarif DomaiNesia (belum termasuk PPN 11% untuk domain) | Hal yang harus diperiksa |
|---|---|---|
| Hosting | Nimbus One Rp18.000, Nimbus Go Rp32.000, Nimbus Plus Rp59.000, Cloud Hosting Rp112.500 per bulan; harga perpanjangan sama dengan harga tersebut | Periode tagihan, spesifikasi paket, pajak, dan biaya tambahan |
| Domain | .com Rp137.000 tahun pertama, perpanjangan Rp209.000; .id Rp99.000 tahun pertama, normal Rp249.000; .net Rp168.000, normal Rp249.000; .web.id Rp9.900 tahun pertama, normal Rp55.000 | Durasi registrasi, tarif perpanjangan, dan kepemilikan domain |
| Fitur tambahan | Email hosting mulai Rp3.500 per bulan; sertifikat SSL berbayar mulai Rp94.050 per tahun (paket hosting Nimbus sudah mencakup SSL gratis dan backup) | Apakah fitur termasuk, memiliki batas, atau ditagihkan terpisah |
Catatan tarif: semua angka dalam rupiah, diambil dari halaman resmi DomaiNesia pada 18 Oktober 2026. Harga domain belum termasuk PPN 11%. Harga hosting ditampilkan per bulan, jadi cek periode tagihan yang dipilih saat checkout. Jangan menyamakan angka promo dengan biaya tahun berikutnya.
Kisaran biaya hosting website berdasarkan jenis paket
Hosting harga biasanya berbeda menurut jenis paket dan sumber daya yang dialokasikan. Berikut paket web hosting DomaiNesia per 18 Oktober 2026. Bandingkan paket pada periode yang sama; jangan membandingkan satu paket bulanan dengan paket lain yang dibayar untuk periode berbeda.
| Paket | Harga per bulan (diskon) | Harga normal | Perpanjangan | Penyimpanan dan cakupan |
|---|---|---|---|---|
| Nimbus One | Rp18.000 | Rp30.000 | Rp18.000 per bulan | 2 GB SSD NVMe, 1 website, 2 database, 3 email, gratis domain .ONLINE |
| Nimbus Go | Rp32.000 | Rp65.000 | Rp32.000 per bulan | 15 GB SSD NVMe, website dan database unlimited, gratis domain .COM |
| Nimbus Plus | Rp59.000 | Rp120.000 | Rp59.000 per bulan | 25 GB SSD NVMe, website unlimited, 4X performa, gratis domain .COM |
| Cloud Hosting | Rp112.500 | Rp225.000 | Rp112.500 per bulan | 40 GB Cloud SSD NVMe, semi-dedicated resources, gratis domain .CLOUD |
Semua paket di atas mencakup bandwidth unlimited dan remote backup. Menurut halaman resmi, Nimbus One cocok untuk blog pribadi atau portofolio, Nimbus Go untuk toko online UMKM, portal berita, atau company profile, dan Nimbus Plus untuk website trafik tinggi, Elementor, atau WooCommerce.
Untuk WordPress, periksa juga dukungan teknis, kemudahan instalasi, batas sumber daya, dan apakah beberapa website boleh dijalankan. Kebutuhan WooCommerce dapat bertambah seiring katalog, trafik, dan proses transaksi, jadi kapasitas paket awal belum tentu cocok untuk tahap berikutnya.
Kisaran harga domain berdasarkan ekstensi
Harga domain ditentukan antara lain oleh ekstensi yang dipilih dan tarif masing-masing penyedia. Bandingkan harga registrasi dengan harga perpanjangan untuk ekstensi yang sama; harga tahun pertama saja belum menunjukkan biaya kepemilikan domain dalam jangka panjang. Berikut tarif DomaiNesia per 18 Oktober 2026, belum termasuk PPN 11%:
| Ekstensi | Harga promo tahun pertama | Harga normal / perpanjangan |
|---|---|---|
| .com | Rp137.000 | Rp209.000 |
| .id | Rp99.000 | Rp249.000 |
| .net | Rp168.000 | Rp249.000 |
| .web.id | Rp9.900 | Rp55.000 |
DomaiNesia juga menjalankan promo “Double Deal”: setiap pembelian domain .ID, .COM, .CO.ID, .NET, .ORG, .BIZ, .CO, atau .IO mendapat gratis satu domain .MY.ID, .BIZ.ID, atau .WEB.ID. Syarat promo bisa berubah, jadi baca ketentuannya saat checkout.
Nama domain juga perlu tercatat atas nama pemilik website atau badan usaha yang berhak mengelolanya. Jangan hanya mengandalkan nama yang terlihat di website; periksa informasi pemilik dan akses akun registrar.
Contoh total biaya tahun pertama dan tahun perpanjangan
Gunakan rumus sederhana ini untuk membuat perbandingan:
total tahun pertama = hosting tahun pertama + registrasi domain + fitur tambahan berbayar.
Untuk periode berikutnya, gunakan:
total perpanjangan = hosting setelah promo + perpanjangan domain + fitur berulang.
Contohnya, jika paket hosting sedang promo, masukkan tarif promo hanya ke kolom tahun pertama. Untuk tahun berikutnya, masukkan harga perpanjangan yang tercantum resmi. Berikut dua simulasi dengan tarif DomaiNesia per 18 Oktober 2026 (hosting dihitung 12 bulan dari tarif per bulan, domain belum termasuk PPN 11%):
| Kombinasi | Tahun pertama | Tahun berikutnya |
|---|---|---|
| Nimbus One + domain .id | Rp216.000 + Rp99.000 = Rp315.000 | Rp216.000 + Rp249.000 = Rp465.000 |
| Nimbus Go + domain .com | Rp384.000 + Rp137.000 = Rp521.000 | Rp384.000 + Rp209.000 = Rp593.000 |
Paket Nimbus Go dan Nimbus Plus menampilkan bonus gratis domain .COM. Jika bonus itu berlaku pada periode yang kamu pilih, biaya domain tahun pertama bisa nol, jadi cek syarat bonusnya di halaman checkout sebelum menghitung ulang. Angka di atas mengasumsikan hosting dan domain dibayar terpisah dan harga hosting tidak berubah saat perpanjangan sesuai keterangan halaman resmi.
Apa saja yang termasuk dalam biaya hosting dan domain?
Biaya hosting dan domain mencakup dua kebutuhan berbeda yang dapat dibeli dalam satu transaksi atau secara terpisah. Pastikan kamu melihat rincian layanan dan masa aktif masing-masing, bukan hanya membaca nama paket.
Biaya registrasi dan perpanjangan domain
Biaya domain adalah biaya untuk mendaftarkan atau memperpanjang nama domain melalui penyedia. Catat ekstensi, periode yang dibeli, harga registrasi, dan harga perpanjangan. Jika domain ditawarkan gratis sebagai bonus, cek siapa yang menguasai akun dan berapa biaya setelah masa bonus berakhir.
Biaya paket hosting dan periode penagihannya
Biaya hosting adalah biaya penggunaan layanan server untuk menyimpan dan menjalankan file website. Paket bisa ditawarkan dengan periode penagihan berbeda. Karena itu, baca durasi paket dan jumlah tagihan yang harus dibayar di muka, bukan hanya angka harga per bulan yang ditampilkan.

Seedbacklink
Marketplace backlink dan content placement dengan 55.000+ media, blog, dan KOL Indonesia
Kelebihan
- 55.000+ media, KOL, dan blog yang bergabung
- Satu platform untuk backlink, artikel sponsor, liputan media, press release, KOL, dan homeless media
- Pembayaran lengkap: kartu kredit, PayPal, transfer bank, e-wallet, sampai Alfamart dan Indomaret
Kekurangan
- Kualitas situs bervariasi, perlu cek DA dan trafik sendiri
- Harga ditentukan tiap publisher, jadi gak seragam
- Potongan 25% dari pendapatan publisher (bagi penjual)
6E12OArtikel ini memuat link affiliate. Kalau kamu daftar lewat link atau kode di atas, saya bisa dapat komisi tanpa biaya tambahan buat kamu. Review tetap ditulis berdasarkan pengalaman pribadi.
Fitur tambahan yang dapat mengubah total biaya
Fitur tambahan dapat mengubah biaya hosting website jika tidak termasuk dalam paket dasar. Contohnya email bisnis, backup website, pemulihan data, atau layanan pemeliharaan. Periksa batas penyimpanan, jumlah akun, jadwal backup, dan biaya ketika fitur perlu dibeli terpisah.

Jangan membeli add-on hanya karena muncul saat checkout. Cocokkan dulu dengan kebutuhan operasional website dan pastikan kamu memahami cara mengakses atau memulihkan data yang dicadangkan.
Faktor apa yang membuat harga hosting berbeda?
Hosting harga berbeda karena paket menyediakan kapasitas, performa, dan layanan yang tidak selalu sama. Biaya juga berubah menurut periode pembayaran serta perbedaan harga promo dan perpanjangan.
Kapasitas penyimpanan dan kebutuhan website
Website profil usaha dengan halaman informatif biasanya punya kebutuhan berbeda dari toko dengan banyak gambar produk. Ukuran file gambar, jumlah konten, dan kebutuhan menyimpan cadangan dapat memengaruhi kebutuhan kapasitas. Optimasi gambar ke format WebP bisa membantu mengurangi ukuran file gambar, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan kapasitas paket.
Performa, jumlah website, dan sumber daya server
Periksa jumlah website yang diizinkan dan sumber daya yang dialokasikan, bukan hanya kapasitas penyimpanan. Website WordPress dengan Elementor atau banyak Plugin WordPress dapat membutuhkan perhatian lebih pada performa dan kompatibilitas. Untuk WooCommerce, pertimbangkan juga proses transaksi dan kebutuhan pengelolaan katalog.
Performa website dipengaruhi banyak hal, termasuk konfigurasi dan isi halaman, jadi harga paket saja tidak menjamin hasil tertentu. Jika website tumbuh, evaluasi pemakaian aktual sebelum menaikkan paket.
Lama berlangganan serta harga promo
Harga promo dapat berlaku hanya pada periode awal atau syarat pembayaran tertentu. Untuk membandingkan biaya hosting per tahun, hitung total uang yang dibayarkan selama periode paket dan cari tarif perpanjangan sebelum checkout. Periksa pula apakah harga yang ditampilkan sudah termasuk pajak.
Bagaimana menghitung anggaran hosting dan domain untuk kebutuhan berbeda?
Anggaran dihitung dengan menjumlahkan layanan yang benar-benar diperlukan untuk jenis website dan periode yang sama. Angka final sebaiknya diambil dari halaman resmi penyedia pada hari kamu membuat anggaran, bukan dari contoh harga yang belum diverifikasi.
Website profil usaha atau portofolio
Untuk website profil UMKM atau portofolio, catat satu paket hosting yang memenuhi kebutuhan website, satu domain, dan fitur yang diperlukan untuk operasional. Jika website sederhana, hindari membayar fitur yang belum akan dipakai; tetap pastikan ada rencana backup dan akses admin yang jelas.
Blog atau website WordPress yang mulai berkembang
Untuk blog WordPress, masukkan hosting, domain, dan biaya fitur berulang yang kamu gunakan. Pantau kebutuhan penyimpanan dan performa setelah konten bertambah. Saya pernah melihat proyek lebih mudah dikelola ketika pemilik sejak awal menyimpan rincian akun, masa aktif, dan tanggal perpanjangan di satu tempat.
Toko online dengan WooCommerce
Untuk WooCommerce, hitung hosting dan domain lalu periksa kebutuhan backup, kapasitas, serta layanan pendukung toko. Jangan menganggap semua plugin, tema, atau pemeliharaan sudah termasuk dalam paket hosting. Kebutuhan setiap toko berbeda, sehingga gunakan pemakaian aktual untuk menentukan paket.
Gunakan lembar kerja dengan kolom nama layanan, biaya tahun pertama, biaya perpanjangan, periode, dan tanggal pengecekan. Rumusnya tetap sama untuk ketiga skenario: biaya hosting + domain + fitur tambahan. Masukkan biaya tambahan hanya jika layanan tersebut memang digunakan.
Apakah paket website murah sudah termasuk hosting dan domain?
Paket website murah bisa mencakup hosting dan domain, tetapi cakupannya berbeda-beda pada setiap penyedia jasa. Periksa detail tertulis sebelum membayar, terutama masa aktif, kepemilikan domain, akses admin, dan biaya setelah tahun pertama.
Hal yang perlu diperiksa dalam paket website
Tanyakan apakah domain terdaftar atas nama kamu, berapa lama hosting disediakan, dan apakah kamu memperoleh akses admin WordPress. Pastikan pula kamu tahu siapa yang mengelola backup website, bagaimana meminta salinan data, dan apakah ada biaya pemeliharaan rutin.
Jika ingin membuat website sendiri, pelajari WordPress dan kebutuhan teknisnya sebelum memilih paket. Jika bekerja dengan penyedia jasa pembuatan website profesional atau jasa website wordpress, minta rincian tertulis tentang aset, akses, biaya tahunan, dan pekerjaan yang termasuk. Pembelajaran melalui kursus seo dapat membantu memahami kebutuhan konten, sedangkan jasa seo atau konsultan seo merupakan pekerjaan terpisah yang perlu dibicarakan ruang lingkup dan biayanya.

Biaya yang mungkin berlaku setelah tahun pertama
Setelah masa awal, kamu mungkin perlu membayar perpanjangan hosting atau domain, serta fitur yang masa berlakunya habis. Pastikan penawaran menjelaskan periode gratis atau promo, tarif berikutnya, dan apakah ada biaya untuk migrasi atau dukungan tambahan.
Perbedaan biaya merakit sendiri dan menggunakan jasa
Merakit website sendiri dapat membuat kamu mengatur layanan satu per satu, tetapi membutuhkan waktu untuk konfigurasi dan pemeliharaan. Menggunakan jasa dapat menambahkan biaya pengerjaan atau dukungan, bergantung pada kesepakatan. Minta rincian mana yang merupakan biaya sekali bayar dan mana yang berulang.
Bagaimana memilih paket hosting dan domain agar anggaran tidak membengkak?
Pilih paket dengan membandingkan total biaya tahunan dan kebutuhan aktual, bukan harga promo yang tampil paling menonjol. Sebelum menentukan pilihan, pahami dulu apa itu hosting dan fungsi layanan tersebut agar kamu dapat menilai paket yang ditawarkan secara masuk akal.
Bandingkan harga perpanjangan, bukan hanya harga promo
Buat dua kolom: biaya tahun pertama dan biaya tahun berikutnya. Ambil tarif dari halaman resmi, catat tanggal pemeriksaan, mata uang, pajak bila berlaku, serta periode pembayaran. Jika informasi perpanjangan tidak jelas, tanyakan kepada penyedia sebelum membeli.
Periksa batas paket dan biaya add-on
Baca batas jumlah website, penyimpanan, akun email, backup, dan dukungan teknis. Periksa pula item yang muncul di halaman checkout. Jangan berasumsi bahwa semua fitur yang dibutuhkan untuk website sudah termasuk dalam biaya dasar.
Pastikan domain dan akun hosting tercatat atas nama pemilik website
Simpan akses akun, bukti pembayaran, informasi masa aktif, dan detail pemilik domain di tempat yang aman. Jika orang lain membantu mengelola website, pastikan kamu tetap memiliki akses dan mengetahui prosedur pemindahan atau perpanjangan layanan.
Checklist sebelum checkout:
- Apakah harga yang dilihat merupakan promo atau tarif perpanjangan?
- Berapa periode pembayaran dan total uang yang harus dibayar sekarang?
- Apakah domain dan hosting tercantum sebagai item yang berbeda?
- Fitur tambahan apa yang berulang dan mana yang opsional?
- Apakah domain dan akun berada di bawah kendali pemilik website?
Saya Aditia Novit, pemilik DITNOV, dan sudah mengerjakan 13+ website serta Plugin WordPress, termasuk plugin buatan sendiri. Saat mengelola pekerjaan web, saya belajar bahwa biaya kecil yang tidak dicatat bisa menjadi kejutan saat perpanjangan. Karena itu, simpan rincian harga dan tanggalnya sejak awal, lalu evaluasi kembali sebelum periode berikutnya.
Pertanyaan umum tentang biaya hosting dan domain
Jawaban singkatnya: hitung hosting, domain, dan fitur tambahan sebagai komponen terpisah, lalu gunakan tarif resmi terbaru untuk periode yang kamu butuhkan.
Apakah domain dan hosting harus dibeli di tempat yang sama?
Tidak harus. Kamu dapat mengelolanya secara terpisah, tetapi pastikan memiliki akses ke akun domain dan hosting serta mengetahui tanggal perpanjangan masing-masing.
Apakah biaya hosting dibayar per bulan atau per tahun?
Metode pembayaran mengikuti pilihan periode yang disediakan penyedia. Bandingkan total tagihan dan periode layanan, bukan hanya angka bulanan yang ditampilkan sebagai pembanding.
Apa yang terjadi jika domain atau hosting tidak diperpanjang?
Layanan yang kedaluwarsa dapat mengganggu akses website atau penggunaan nama domain. Periksa kebijakan pemulihan dan tenggat pembayaran pada penyedia terkait, lalu pasang pengingat sebelum tanggal jatuh tempo.
Apakah biaya website hanya terdiri dari hosting dan domain?
Tidak selalu. Website dapat memerlukan biaya tambahan seperti email bisnis, backup, pemeliharaan, atau layanan pengembangan, bergantung pada kebutuhan dan cakupan paket.
Untuk menjawab pertanyaan “berapa biaya hosting dan domain per tahun”, gunakan total tarif resmi yang berlaku saat kamu membeli, bukan angka lama atau harga promo tanpa konteks. Dengan memisahkan biaya awal, perpanjangan, dan add-on, kamu bisa menyusun anggaran website yang lebih realistis.
Tarif terbaru bisa dicek langsung di halaman hosting DomaiNesia dan harga domain DomaiNesia. Informasi lain ada di Ditnov.com.
Poin Penting
- Total biaya tahunan terdiri dari biaya hosting dan registrasi atau perpanjangan domain yang dihitung terpisah.
- Harga promo tahun pertama tidak selalu sama dengan biaya perpanjangan pada periode berikutnya.
- Kebutuhan penyimpanan, sumber daya server, jumlah website, dan fitur tambahan memengaruhi anggaran hosting.
- Acuan harga di DomaiNesia: hosting Nimbus Rp18.000 sampai Rp112.500 per bulan, domain .com Rp137.000 tahun pertama lalu Rp209.000 saat perpanjangan (belum termasuk PPN 11%).
- Sebelum membeli, pastikan siapa pemilik domain, kapan hosting diperpanjang, dan apa saja biaya tambahan paket.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa biaya hosting website untuk WordPress?
Biayanya mengikuti spesifikasi paket dan siklus pembayaran yang kamu pilih. Di DomaiNesia per 18 Oktober 2026, paket Nimbus Go (15 GB, website unlimited) Rp32.000 per bulan dan Nimbus Plus (25 GB, cocok untuk Elementor atau WooCommerce) Rp59.000 per bulan. Periksa kapasitas, sumber daya, jumlah website, harga perpanjangan, dan kebutuhan plugin sebelum membandingkan totalnya.
Apakah harga domain termasuk hosting?
Tidak selalu; domain dan hosting merupakan layanan berbeda dan dapat ditagihkan terpisah. Pastikan rincian invoice atau halaman paket menyebutkan keduanya jika diklaim sudah termasuk.
Lebih murah bayar hosting per bulan atau per tahun?
Bandingkan total biaya untuk periode yang sama, termasuk promo dan tarif perpanjangan. Pembayaran tahunan dapat memiliki harga efektif berbeda, tetapi jangan memilih hanya dari angka promo.
Berapa biaya perpanjangan hosting dan domain setelah tahun pertama?
Jumlahnya bergantung pada tarif perpanjangan masing-masing penyedia dan ekstensi domain. Di DomaiNesia per 18 Oktober 2026, perpanjangan domain .com Rp209.000 dan .id Rp249.000 per tahun (belum termasuk PPN 11%), sedangkan paket hosting Nimbus tercantum dengan harga perpanjangan yang sama dengan harga diskonnya. Cek halaman harga resmi serta tanggal penagihan sebelum membeli, karena tarif dapat berubah.
Apa saja biaya tambahan selain hosting dan domain?
Biaya tambahan dapat mencakup email bisnis, backup, pemeliharaan website, atau layanan lain sesuai paket. Periksa apakah fitur tersebut sudah termasuk, memiliki batas pemakaian, atau ditagihkan terpisah.




